Sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak
meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya.
Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara,
tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.
Mzm. 37:28
Naskah Yang Penting Disayangi:

Narator: Lora tidak sabar menunggu ulang tahunnya, aduhhh sabar dong. Emangnya ulang tahun bisa dicepetin? Lora… Lora….

Lora: Mbak Iyus, ulang tahun Lora masih lama ya?

Mbak Iyus: Masih 3 bulan lagi princess.

Lora: Tiga bulan itu lama ya, Lora maunya sekarang aja mbak.

Mbak Iyus: Lho, lho piye toh, macem-macem tenan.

Narator: Karena setiap hari Lora bertanya, kapan ulang tahunku, masih lama ya? Semua jadi pusingggg…. Akhirnya…

Lorita: Lora, nih hadiah ulang tahun dari kak Tata, tapi nanti kalau ulang tahun beneran jangan minta lagi ya?

Lora: Asyikk…. (langsung ngintip hadiahnya)

Mbak Iyus: Bilang apa Lora?

Lora: Terima kasih kak Tata (sambil mengangkat bunga segar hadiah kak Tata)
Teman-teman, bunganya seger, bagus, tapi nggak harum, ihh ha..ching.

Pa&Ma: Princessku sayang, papa dan mama beli pigura cakep untuk Lora, nanti foto princess yang cantik ditaruh di sini ya.

Lora: Wahh, terima kasih ma, terima kasih pa. cup cup

Mbak Iyus: Nih foto yang ini aja.

Lora: Teman-teman, nanti Lora mau taruh foto Lora ini di … di … di mana mbak?

Mbak Iyus: Di dapur? (Lora geleng-geleng) di kamar mandi buat nakut-nakutin … (Lora menutup telinga sambil teriak, nggak mau!!!). Oke, di kamar aja ya, nanti mbak yang taruh.

Lora: Oke.

Lora: Mbak, mbak Iyus juga harus beli hadiah buat Lora lho.

Mbak Iyus: Waduh, piye iki. Oh yo yo, mbak khan wis beli stroberi buanyak di kulkas?

Lora: Teman-teman, suka stroberi nggak? Rasanya asem tapi enak.

Noel&Gary: (Main tembak-tembakan, tapi jangan berisik – pura-pura tidak mempedulikan Lora.)
(Lora terus mengikuti di belakang sambil mengingatkan, Lora ulang tahun lho, sambil memeriksa kantong Gary dan Noel.)

Mbak Iyus: (Ngelap sambil bersiul-siul)

Lora: (Menghampiri mbak Iyus) Huk huk, kak Noel dan kak Gary jahat, nggak beli hadiah buat Lora.

Mbak Iyus: Mungkin nanti, waktu Lora ulang tahun beneran, kan masih tiga bulan lagi.

Lora: Tapi, kata papa, Lora boleh ulang tahun hari ini. Lora kan princess. Huhuhu….

(Noel dan Gary saling memberi kode)
(Mbak Iyus beraksi terus)

Noel&Gary: Happy happy Lora, happy happy Lora (lagu happy birthday)

Lora: (muka berseri) Kok happy happy, happy birthday dong

Noel&Gary: Nanti, 3 bulan lagi dong.

Lora: Terus, hadiah untuk Lora mana kak?

Noel: Hmmm… bantal stroberi!

Lora: Ihhh… itu kan bantal Lora.

Gary: Aduh ketahuan deh, bagaimana kalau stroberi beku?

Lora: Nggak mau, itu kan dari kulkas, mbak Iyus yang beli.

Noel: Oke deh, bagaimana kalau bunga ini?

Lora: Itu hadiah dari kak Tata.

Noel: Oke, surprise!!! (sambil menunjukkan boneka)

Lora: Asyikk… terima kasih kak Noel, terima kasih kak Gary. Bagus ya mbak.

Mbak Iyus: Princess Lora, menurut mbak yo, semua sayang Lora. Lah iku sing penting, bukan hadiahnya. Bunga dari kak Tata, sebentar lagi juga layu, pigura bisa pecah, boneka ini juga bisa kotor dan rusak. (Lora bersikap seolah-olah melindungi barang-barangnya.)

Lora: Nggak boleh rusak! Nggak boleh pecah, Lora akan jaga baik-baik, mbak bantu ya. (Lora mengelus-ngelus hadiahnya)

Mbak Iyus: Yo wis.

Noel dan Gary masuk sambil main tembak-tembakan, tanpa sengaja Noel menabrak Lora dan prangg….

(Semua bersikap kaget dan bingung)

Narator: Hah!! Disaster! Bencana! Pigura foto pecah, fotonya rusak, bunga dari kak Tata penyet…, bonekanya? Waduh! basah dan kotor! Oh disaster!

Lora: Hua… hua… hua… kak Noel nakal, mbak Iyus juga nakal, nggak jagain hadiah Lora, hua …

Noel: Aduh teman-teman, gimana nih. Tolong! (bingung jalan sana sini)
Lora maafin kakak ya.

Lora: Nggak mau. Hua….

(Noel dan Gary bingung)

Mbak Iyus: Sudahlah Princess Lora, mbak kan wis bilang, sing penting bukan hadiahnya, sing penting semua sayang Lora. Lora mau hadiah yang banyak atau mau disayangin?

Lora: Hu..hu..(mulai berhenti menangis).

Mbak Iyus: Yo wis, ojo nangis!

Noel: Hah! Mbak Iyus hebat, Lora nggak nangis lagi! Lora, maafkan kak Noel ya.

Gary: Maafkan Gary juga ya

Lora: Kak Noel dan kak Gary sayang Lora nggak?

Noel&Gary: Sayang dong!

Lora: Teman-teman, Lora nggak nangis lagi, karena mbak bener kok, yang penting bukan hadiahnya, yang penting disayangi.

Noel: Tapi, nenek bilang, yang lebih penting lagi disayangi Tuhan Yesus. Gitu. Dada.