Alangkah indahnya kemah-kemahmu, hai Yakub, dan tempat-tempat kediamanmu, hai Israel!
Bil. 24:5
Naskah Tidak Sabar Lagi:
Bunyi jam 3 kali
Narator:
Pukul 3 pagi, ketika hari masih sangat gelap, ayam belum berkokok, semua orang masih tidur nyenyak.
Pak Thomas:
(Menyanyi senang - lagu: Hari ini kurasa bahagia - sambil berjalan-jalan - suaranya makin lama makin jauh.)
Sisi:
Ihhh… suara apa itu? Ma, ma... pa, pa... Aduh nyenyak amat tidurnya. Jo, jo,… dengkur lagi. (Ngintip dari pintu). Kok, kayaknya suara pak Tomas, tapi ini kan baru jam 3 pagi. Ihh... Sisi takut….
Pak Thomas:
(Mendekat sambil menyanyi makin keras.)
Sisi:
Pak Tomas, ngapain kok nyanyi pagi-pagi begini? Pak Tomas membuat Sisi kaget deh. Ini kan masih gelap, lagian papa, mama, dan Jojo masih tidur.
Pak Thomas:
Hati Pak Tomas senangggg…. deh. Kan hari ini hari Minggu, Pak Tomas mau pergi beribadah. Nggak sabarrr rasanya....
Sisi:
Tapi, Pak Tomas, mungkin Pak Tomas salah lihat jam. Ini masih jam 3 pagi, semua orang masih tidur semua. Lebih baik Pak Tomas tidur dulu. Sisi masih ngantuk Pak Tomas, jangan berisik ya.
Pak Thomas:
Aduh, kenapa jam 8 lama sekali ya?
Sisi:
Selamat tidur, Pak Tomas.
Bunyi jam 4 kali
Narator:
Pukul 4 pagi, … semua masih tidur nyenyak, hari juga masih gelap…
Pak Thomas:
(Menyanyi lagu: senangnya – senangnya)
Sisi:
Aduh, Pak Tomas lagi. Kenapa papa, mama, dan Jojo nggak bangun sih. Uhhh… Sisi jadi nggak bisa tidur nih. (Keluar dari pintu). Pak Tomas, kok semangat amat sih. Sisi jadi bangun lagi nih.
Pak Thomas:
Oh maaf, Sisi terganggu ya? Tapi yang lain tidak terganggu kan? Memang Pak Tomas tidak terlalu berisik kok.
Sisi:
Tapi Sisi jadi nggak bisa tidur, Pak Tomas.
Pak Thomas:
Oke, oke, maaf ya, sekarang juga Pak Tomas tidur lagi deh.
Bunyi jam 5 kali
Narator:
Pukul 5 pagi, …
Pak Thomas:
Ibu Nana, Pak Yafet, bangun, hari sudah pagi, cepat, kita harus siap-siap ke tempat ibadah….
Sisi:
Selamat pagi Pak Tomas, papa lagi ngepel, mama cuci baju, Jojo masih tidur. Tante Yuni mungkin masih di pasar, jualan cabe. Sebentar lagi baru pulang. Sisi juga mau bantuin mama dulu.
Pak Thomas:
Lho, lho, jadi jam berapa kita berangkatnya? Jam berapa? Nanti terlambat.
Sisi:
Jangan khawatir Pak Tomas, kalau kita berangkat jam 7, pasti tidak terlambat. Sisi masuk rumah dulu ya.
(Pak Tomas, jalan hilir mudik sambil lihat jam, lalu pelan-pelan tertidur)
(Suara dengkuran keras….)
Bunyi jam 6x
Narator:
Jam 6 pagi...
(Suara dengkuran keras….)
Bunyi jam 7 X
Narator:
Jam 7 pagi...
(Suara dengkuran keras….)
(Matahari terbit, suara ayam, suara nyanyi, doa, dan suara keluarga Pak Yafet yang sedang bersiap-siap.)
Sisi:
Jo, cepat pakai sepatunya. Sisi panggil Pak Tomas dulu.
Pak Tomas, Pak Tomaaaasssss (makin lama makin keras), lho kok tidur, bangun Pak Tomas, cepat kita mau berangkat sekarang.
Pak Thomas:
(suara bingung) Aduh, aduh jam berapa ini?
Sisi:
Jam 7
Pak Thomas:
Gawat, gawat, Sisi, tunggu Pak Tomas ya, jangan ditinggal lho, nanti Pak Tomas marah.
Sisi:
Oke, cepat dikit ya Pak Tomas.
Pak Thomas:
(nongol lagi dengan baju keren) Pak Tomas udah rapi belum?
Sisi:
Udah kok.
Pak Thomas:
Ayo berangkat sekarang juga, ayo tunggu apa lagi….
Narator:
Akhirnya semua tiba di tempat ibadah tepat waktu.